Maret 2019
Blog ini mengenai syiar ISLAM ala NUSANTARA, yang menjunjung adab ketimuran, sekaligus sebagai gambaran kecintaan terhadap kyai, habaib, dan NKRI

Assalamu'alaikum wahai para sahabatPenyakit ‘ain adalah penyakit baik pada badan maupun jiwa yang disebabkan oleh pandangan mata orang yang dengki ataupun takjub. Sehingga dimanfaatkan oleh setan dan bisa menimbulkan bahaya bagi orang yang terkena.
Ibnul Atsir rahimahullah berkata,
يقال: أصَابَت فُلاناً عيْنٌ إذا نَظر إليه عَدُوّ أو حَسُود فأثَّرتْ فيه فمَرِض بِسَببها .
. “Dikatakan  bahwa Fulan terkena ‘Ain, yaitu apa bila musuh atau orang-orang dengki memandangnya lalu pandangan itu mempengaruhinya hingga menyebabkannya jatuh sakit” (An-Nihayah 3/332)

sekilas ini terkesan mengada-ada atau sulit diterima oleh akal, akan tetapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa ‘ain adalah nyata dan ada.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
العين حقُُّ ولو كان شيء سابق القدر لسبقته العين .
.
“Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim) 🙏 , selamat pagi sahabat PIN yg dirahmati allah. smoga kita dijauhkan dri prasangka dan / atau sifat dengki kpd sesama. *sukses buat kita semua .*

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

*Ngaji Budaya yuuukk 


*Rebo Wekasan*

Sahabat Pejuang Islam Nusantara pernah mendengar istilah Rebo Wekasan ndak ?
apa sih Rebo Wekasan itu ?
benarkah Rebo Wekasan adalah Perilaku Bid'ah yang sesat menyesatkan ?
mariiii kita cari tahu, keindahan ajaran yang bertypologi Islam Nusantara tersebut ☺
menurut riwayat, istilah Rebo Wekasan merujuk pada Tafsir Surah Al Qamar, ayat 18-20 ☺
adapun salahsatu Tafsir akan ayat Alquran tersebut disampaikan oleh Imam al-Bagawi dalam tafsir Ma’alim al-Tanzil ☺

Beliau menceritakan, bahwa kejadian itu (fi yawmi nahsin mustammir), jatuh tepat pada hari Rabu terakhir bulan Shafar ☺
Orang Jawa pada umumnya menyebut Rabu itu dengan istilah Rabu Wekasan ☺
adapun sikap terbaik kita lakukan dalam menyikapi keberadaan *hari sial* yang secara langsung berseberangan dengan sabda Kanjeng Rasulullah SAW, yang menyatakan bahwa tidak ada hari sial didalam riwayat Hadist Shahih,,,

ada baik nya kita melihat penafsiran ini hanya merujuk pada kejadian perkara didalam ayat alquran tersebut, yaitu bertepatan dengan hari Rabu pada akhir bulan Shafar dan tidak menunjukkan bahwa hari itu adalah kesialan yang terus menerus ☺
adapun Istilah hari naas yang terus menerus atau yawmi nahsin mustammir terdapat dalam hadis nabi, yang termaktub dalam Kitab Faidh al-Qadir, juz 1, hal. 45, Rasulullah bersabda, “Akhiru Arbi’ai fi al-syahri yawmu nahsin mustammir

(Rabu terakhir setiap bulan adalah hari sial terus).”
menurut Para Mualim terdahulu, hadist tersebut hanya ditujukan kepada orang-orang yang meyakini nya (merujuk pada budaya dan keyakinan kaum jahiliyah),,, dan tidak menjadi satu kontradiksi dengan hadist shahih dari Kanjeng Rasulullah SAW tentang larangan meyakini akan keberadaan Hari Sial ☺

*karena SABAB dari sesuatu akan menjadi PENYEBAB akan sesuatu ☺*
sebagaimana pandangan yang disampaikan oleh Abdul Hamid Quds dalam kitabnya,  Kanzun Najah Was-Surur Fi Fadhail Al-Azminah wash-Shuhur ☺
Beliau menjelaskan: banyak para Wali Allah yang mempunyai pengetahuan spiritual yang tinggi, mengatakan bahwa pada setiap tahun, Allah menurunkan 320.000 macam bala bencana ke bumi dan semua itu pertama kali terjadi pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar.

Oleh sebab itu hari tersebut menjadi hari yang terberat di sepanjang tahun.
lalu bagaimana cara nya agar kita dapat terhindar dari kemudhorotan hari tersebut?
Berikut ini adalah Tata Cara nya, sesuai dengan tuntunan Para Mualim terdahulu ☺
1. mendirikan shalat 4 rakaat (nawafil, sunnah)
2. membaca surat al-Kautsar 17x, al-Ikhlash 5x, al-Falaq & surat an-Naas masing-masing 1x, didalam setiap rokaat setelah membaca surah Alfatihah
3. membaca do’a Tolak Bala, setelah mengucapkan salam diakhir sholat
Faidah yang diharapkan dari perilaku Ibadah tersebut adalah, agar Allah dengan kemurahan-Nya berkenan untuk menjaga orang yang bersangkutan dari semua bala bencana yang turun di hari itu sampai sempurna setahun ☺

*catatan*
ibadah sholat sunnah tersebut harus didasari dengan niat sholat sunnah hajat ataupun sunnah mutlaq, bukan sholat sunnah rebo wekasan☺
semoga apa yang telah disampaikan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita akan keindahan tutunan peribadatan yang berpigura Tygpologi Islam Nusantara ☺
*mohon koreksi nya ☺
*Islam itu Cinta*
*Islam Nusantara*
*Islam Berbudaya*

salam santun penuh senyum ☺


ditulis ulangBayu al ghuyu-ghuyu PIN 516
sumber berbagai sumber
#Islam
#BeritaIslami
#Sunnah
#Qur'anHadist
#Tuntunan
#Islamnusantara
#PIN
#BelaIslam
#Aqidah
#ASWAJA
#pejuangislamnusantara
Blog ini mengenai syiar ISLAM ala NUSANTARA, yang menjunjung adab ketimuran, sekaligus sebagai gambaran kecintaan terhadap kyai, habaib, dan NKRI

Assalamu'alaikum wahai para sahabatMenjadi pemimpin yang baik, ada versi Jawa dan ada versi rosul. Keduannya sama sama baiknya.ersi Rosul Saw, seseorang tidak boleh meminta diangkat jadi pemimpin maka jika ada seseorang yang meminta, justru di tolak.

Zaman Nabi ada sahabat yang bernama Muara bin Jabal. Dia tokoh utama dalam serial heroik hijrah pada awal Islam. Dan tokoh yang berani , ketika mengikrarkan diri masuk Islam meski di pukuli hingga pingsan beberapa kali dia tetap lantang mengucapkan dua kalimat syahadat di sekitar Ka'bah.
Namun Rosul menolak , ketika dia ingin jadi Gubernur.
" Wahai sahabatku, engkau memilih Allah dan Rasul Nyalplpppllll
 Atau jabatan dunia ? "

Sabda Nabi, menolak halus. Maka sang sahabat menunduk dan menjawab tegas saya lebih memilih Allah dan Rosul Nya.

Syarat menjadi pemimpin harus meneladani sifat Nabi, yaitu pertama adalah sifat Sidiq.
Tanpa memiliki kejujur-an seseorang hanya akan mencelakakan rakyat yang dipimpin nya. Bilang ulama tetapi adab ziarah kubur aja tidak faham.

Kedua ...
harus memiliki bekal sifat Amanah ini. Seseorang yang tidak mampu mendengar bahasa bathin rakyat yang di pimpin. Mana mungkin memahami apa yang di butuhkan rakyatnya ?
Dia, Hanya akan membuat rakyat susah saja.
Karena pemimpin jenis ini , tidak mungkin mampu melaksanakan amanat penderitaan rakyat. Cara Dia hidup begitu  glamor, duit nya bertrilyun trilyu tetapi .... ngakunya ...hahahaha

Ketiga
tabligh, seseorang tidak hanya mampu membuat konsep dan perencanaan yang didasarkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat banyak, tetapi juga mampu meng-komunikasikan. Ide ide nya. Memberi Khabar gembira tetapi tidak hoax apalagi menipu dan menakut nakuti.

Yang ke empat
adalah Fathonah. Seseorang dituntut untuk cerdas.dia melakukan kontemplatif agar menerima pencerahan langsung dari Allah lewat dzikir dan wirid wirid panjang. Bukan hanya baca novel tetapi memahami kitab suci Nya. Baik yang tertulis atau yang tidak. Orang Jawa bilang Al Qur'an basah. Yang mencakup ayat ayat kauniyah.

Tetapi...
banyak orang untuk menerima ilmu kepemimpinan justru berguru ke negeri orang.

mereka para ahli Barat itu dianggab lebih maju, lebih baik dan lebih pintar.
Cara lain adalah mendatangkan orang asing untuk memberi seminar.

Lho Apakah di tanah air kita tidak ada nilai - nilai luhur yang bisa memandu seseorang untuk menjadi pemimpin yang baik? .

Ada banyak sebenarnya, nilai  luhur yang kita miliki. Jika hanya untuk memandu seseorang menjadi pemimpin yang hebat.

Leluhur Jawa menawarkan ajaran Hastha Brata.

 Seseorang yang ingin menjadi pemimpin hendaknya memiliki 8 watak/sifat keutamaan seturut alam.adalah :

1. Mahambeg Mring Kismo
Sebagai seorang pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan seperti Bumi. Bumi itu sabar, memberi kepada sipapun, menumbuhkan, merubah busuk menjadi subur, tempat membuang segala hal baik ataupun buruk.

2. Mahambeg Mring Warih
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan seperti air. Air memberi kesejukan, ketentraman, selalu turun/mengarah ke bawah.

3. Mahambeg Mring Samirana
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan Angin. Angin selalu ada di mana - mana di setiap tempat, adil tidak membeda - bedakan, angin memberikan rasa nyaman/kesejukan.

4. Mahambeg Mring Candra 
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat sifat keutamaan seperti Bulan. Bulan mampu mberikan penerangan secara lembut, memberi keindahan, adil bagi semua orang.

5. Mahambeg Mring Surya.
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan seperti Matahari.Matahari Memberi penerangan, sinarnya menghidupkan, ada ketegasan dan adil.

6. Mahambeg Mring Samodra
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan seperti Laut/Samudra. Laut/Samudraluas bak tak bertepi, demikian juga hati dan pikiran pemimpin. Laut menerima apapun yang dibuang manusia ada kesabaran dan kasih sayang yang tak terbatas.

7. Mahambeg Mring Wukir
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan seperti Gunung. Gunung mempunyai sifat yang kuat, kukuh, konsisten, indah.

8. Mahambeg Mring Dahana.
Sebagai pemimpin diharapkan memiliki sifat - sifat keutamaan seperti Api. Api mampu membakar, tegas namun juga bisa hangat.

Catatan kecil,
Cah Angon bebek turut kali...
(Gus Nuril Arifin)

ditulis ulang oleh ~ Pak Rt
sumber
#Islam
#BeritaIslami
#Sunnah
#Qur'anHadist
#Tuntunan
#Islamnusantara
#PIN
#BelaIslam
#Aqidah
#ASWAJA
#pejuangislamnusantara
Blog ini mengenai syiar ISLAM ala NUSANTARA, yang menjunjung adab ketimuran, sekaligus sebagai gambaran kecintaan terhadap kyai, habaib, dan NKRI

Jatidiri Lutfi Bashori, Pendiri NU Garis Lurus 
Oleh : Syaroni As-Syamfuriy


Assalamu'alaikum wahai para sahabatKH. Nu’man Bashori Alwi adalah kakak kandung KH. Luthfi Bashori Alwi, Malang, yang namanya menjadi dikenal karena sikapnya yang kontroversial dan disebut menjabat sebagai Ketua NU Garis Lurus. Dalam acara Kopdar Kebangsaan bersama Gus Nuril, Gus Nu’man membeberkan riwayat adiknya dari masa kecil sampai menjadi terkenal saat ini. Berikut adalah transkrip lengkapnya dengan beberapa perbaikan susunan bahasa:
Sebenarnya kemunculan NU Garis Lurus itu hanya sekadar kata-kata saja. Awalnya adik saya ini (Luthfi Bashori) tidak ada yang aneh-aneh. Namun sewaktu baru akan tamat dari Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), saat itu pesantren abah saya (KH. Bashori Alwi) di Malang kedatangan tamu dari Mekkah yaitu Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki. Saat dijamu dan duduk bersama keluarga, Sayyid Muhammad sembari menepuk bahu tiba-tiba berkata kepada Luthfi Bashori kecil, “Kamu ikut saya saja!”

Sejak saat itu Luthfi Bashori berhenti dari sekolah dan dipersiapkan untuk berangkat ke Mekkah. Lalu berangkatlah Luthfi Bashori kecil yang belum lulus Madrasah Ibtidaiyah ke Mekkah al-Mukarromah. Karena Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki waktu itu belum dikaruniai anak laki-laki, maka Luthfi Bashori kecil dijadikan sebagai anak angkatnya.
Setelah sekian tahun lamanya, Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki baru dikarunia anak dari istrinya yang asal Malang, Jawa Timur. Kemudian adik saya ini (Luthfi Bashori) minta pulang ke Indonesia yang sebenarnya belum diijini untuk pulang. Saat itu umurnya sekitar 18 tahun. Jadi masa remajanya dihabiskan di Arab Saudi.
Sepulang dari Arab Saudi adik saya ini cerita, “Mas saya ini tidak punya tempat. Bagaimana caranya agar saya bisa syiar secara besar-besaran?”
Waktu itu saya jawab spontan, “Gampang, kalau kamu ingin menjadi orang besar maka tubruklah sesuatu yang besar.”

Sementara itu disaat mengucapkan demikian sebetulnya Gus Nu’man tidak menyangka dan berpikiran yang macam-macam. Tahu-tahu yang ditubruk Gus Luthfi Bashori adalah Gus Dur. Kata Gus Nu’man, “Waktu itu saya hanya mengucapkan saja, tidak berfikir macam-macam, tahu-tahu dia malah nabrak Gusdur dengan menyebut Gus Dur Syiah dan segala macam”.
Akhirnya menjadi kontroversi. Karena kebablasan akhirnya Gus Luthfi Bashori tidak bisa menarik diri, hingga sekarang ini menyerang KH. Said Aqil Siraj dan segala macam.
Dalam perjalan selanjutnya, melihat ada potensi dan kemampuan ceramahnya yang bagus Gus Luthfi Bashori kemudian direkrut oleh Abu Bakar Ba’asyir hingga menjadi Ketua Majelis Mujahidin Indonesia di Jawa Timur. Kemudian berkolaborasi dengan Habib Rizieq Shihab.
Pada tahun 1999, Densus 88 menyisir para aktivis teroris di Indonesia, alhamdulillah adik saya tidak kena. Kemudian pada tahun 2004 Densus 88 menyisir kembali. Kebetulan saya punya kenalan dari kepolisisan komandan lapangan Densus 88 bernama Pak Gatot. Pak Gatot bertanya kepada saya,“Gus, kenal dengan Ust. Luthfi?”
“Kenapa, ada apa?”jawabku.
“Ini saya di depan rumahnya,” jawab Pak Gatot.
“Ada perosalan apa?”
“Ini mau saya ambil (ciduk),” jawabnya.

Langsung saya jawab, “Eh itu adik saya. Sudah gini aja, sekarang ke rumah saya nanti saya jelaskan.”
Kemudian di rumah saya jelaskan semua. Pak Gatot mengatakan bahwa saat itu Luthfi Bashori dituduh ikut mengirim pasukan ke Poso. Setelah mendengar penjelasan dari saya, akhirnya tidak jadi diambil. Waktu itu saya bilang ke adik saya, “Kebetulan saja saya kenal dengan kepolisian Densus 88. Kalau tidak kamu pasti kena. Mulai saat ini berhentilah dari FPI dan segala macamnya. Cukuplah masuk organisasi yang diakui oleh pemerintah, yaitu MUI.”

Akhirnya adik saya masuk MUI Kabupaten Malang di bidang fatwa, namun hanya bertahan 2 tahun. Setelah itu mendirikan Pejuangislam.com, yang kata-katanya sangat keras, dan berjalan hingga saat ini. Tapi pada intinya, semua ini hanya momentum saja. Karena dalam pergerakannya tidak seporadis seperti senior-seniornya. Inilah sekilas tentang adik saya. Yang saat bertemu dengan saya pun tak pernah bersinggungan.
Maka ketika seluruh masyarakat mengatakan bahwa adik saya ini menentang ke KH. Said Aqil Siroj dengan NU Garis Lurus-nya, maka saya berinisiatif harus merekatkan diri ke Kiai Said Aqil. Kalau ada nama Luthfi Bashori yang mendirikan NU Garis Lurus, maka wajib hukumnya ada Nu’man Bashori di dalam Kiai Said Aqil. Sehingga nama orangtua saya, KH. Bashori Alwi, tidak terkotori. Jadi di masyarakat nantinya anggap saja antara kakak dan adik. Karena ayah saya pun sangat hormat kepada KH. Said Aqil Siroj.

“Maka kehadiran saya demi untuk membersihkan nama orangtua saya, di sana ada Luthfi Bashori di sini ada Nu’man Bashori. Sehingga nama Bashori Alwi tidak tersangkut kesana-keamri.” Tutup Gus Nu’man Bashori Alwi menceritakan sekilas tentang asal-usul kemunculan NU Garis Lurus.

ditulis ulang oleh ~ Pak Rt
sumber drberbagai sumber
#Islam
#BeritaIslami
#Sunnah
#Qur'anHadist
#Tuntunan
#Islamnusantara
#PIN
#BelaIslam
#Aqidah
#ASWAJA
#pejuangislamnusantara
Blog ini mengenai syiar ISLAM ala NUSANTARA, yang menjunjung adab ketimuran, sekaligus sebagai gambaran kecintaan terhadap kyai, habaib, dan NKRI

Manaqib KH.MUHAMMAD MUHAJIRIN AMSARAD DAARI
pimpinan pondok pesantren annida al islamy bekasi.



Assalamu'alaikum wahai para sahabatKH Muhammad Muhadjirin Amsar, panggilan akrab KH Muhadjirin atau Mat Jirin adalah ulama yang dikenal luas di kalangan masyarakat Bekasi, yang besar andilnya dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI. Sebagai ilmuwan, ia dikenal tidak saja di lingkungan Bekasi tetapi juga di luar negeri, khususnya di Masjidil Haram. Sebagai salah seorang guru terbaik di Masjidil Haram, ia menerima penghargaan berupa sebuah jam tangan berlapis emas bertuliskan al Mamlakatussuudiyyah dari Raja Faisal.

Pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan, KH Muhajirin aktif di organisasi Hizbullah, tetapi sebatas sebagai penjalin ukhuwah di kalangan pejuang dengan landasan patriotisme dan nasionalisme yang tinggi.

KH Muhajirin lahir di Jakarta, 10 November 1921. Pendidikan formal ditempuhnya di Darul ‘Ulum Addiniyyah, Makkah Al-Mukarramah (1949-1955). Ia juga memperdalam ilmu melalui sejumlah jalur pendidikan nonformal, seperti Pesantren Mester (Jatinegara) Jakarta (1936-1946), beberapa pesantren di Jawa Barat (1942), pesantren di Jakarta Kota (1942), Pesantren Buntet Cirebon (1942-1945), Masjidil Haram, Mekkah (1947-1955), dan Masjid Nabawi, Madinah (1947-1955).
Ia dikenal sebagai salah seorang staf pengajar di Darul Ulum Makkah al-Mukarromah. Di dalam negeri ia mengajar di Pesantren Bahagia bersama Kiai Abdur Rahman dan Kiai Noer Ali. Aktivitasnya tidak terbatas pada mengajar karena pada 1963 ia pun mendirikan Perguruan Annida Al-Islamy Bekasi, sekaligus menjadi pimpinannya.

Karya tulisnya antara lain Misbah Al Zhulam Fi Syarhi Al Bulugh A Maram, 8 Jilid (fiqih hadist), Idhoh Al Maurud, 2 Jilid (ushul fiqih), Muhammad Rasulullah (tarikh), Mirah A Muslmin Fi Siroh Khulafa Al Rasyidin (tarikh), Al Muntakhab Min Tarikh Daulah Umayah (tarikh), Qowaid Al Khoms Al Bahiyyah (qowaid fiqih), al-Istidzkar(mustholah hadist/ushul hadits), Ta’liqot Ala Matini Al jauharoh 2 Jilid (tauhid), Mukhtaroh Al Balaghoh 2 Jilid (balaghah), Qowaid Al Nahwiyah 2 Jilid (nahwu/tata bahasa Arab), Al Qoul Al Hatsis Fi Mustholah Al Hadits (ushul fiqih), Taysir Al Ushul I Ilmi Al Ushul (ushul fiqih), Qowaid Al Mantiq 2 Jilid (mantiq), Mutholaah Mahfudzot, Takhrij Al Furu’ Ala Al Ushul, Tathbiq Al Ayat Bi Al Hadist, Tasawwuf, dan Faroid. Selain itu ada juga tulisan2 yang belum sempat dicetak.

ditulis ulang oleh ~ Pak RT
sumberdr berbagai sumber
#Islam
#BeritaIslami
#Sunnah
#Qur'anHadist
#Tuntunan
#Islamnusantara
#PIN
#BelaIslam
#Aqidah
#ASWAJA
#pejuangislamnusantara