Assalamu'alaikum Para Santri~

Sisingamangaraja XII

SUPER HERO TANAH BATAK.
Satu hal yang perlu diingat adalah Belanda belum berhasil menancapkan kuku di Tanah Batak pada masa kepemimpinannya. 

Pahlawan kita selanjutnya adalah seorang raja. Raja Sisingamangaraja XII adalah salah satu pahlawan ikonis yang namanya banyak diabadikan sebagai nama jalan dan seperti Pattimura juga pernah muncul di duit seribu rupiah. Oke, kamu tahu namanya! Kalo kisahnya? Nih Saya ceritain.


Ceritanya nih, Belanda sudah berhasil menguasai berbagai tempat di daerah Sumatera. Tapi, ada dua yang belum bisa ditaklukkan. Pertama, wilayah Aceh. Dua, Tanah Batak. Mengerti apa yang sedang terjadi, Sisingamangaraja XII langsung bergerak cepat dan menggandeng berbagai elemen yang tinggal di Tanah Batak untuk mengadakan perlawanan.
Sedikit latar belakang cerita, keberhasilan utama Sisingamangaraja XII adalah betapa hebatnya dia bisa merangkul berbagai pihak, entah itu dari agama yang berbeda ataupun suku-suku Batak yang begitu variatifnya.
Dimulai dari tahun 1887, hingga tiga dasawarsa kemudian, Sisingamangaraja XII terlibat dalam pertempuran dahsyat. Oh iya, kayak superhero, Sisingamangaraja XII juga punya kekuatan utama nih yaitu kebal peluru!
Yak benar, kebal peluru! Keren yak.
Sebagai seseorang yang punya banyak pengaruh, Sisingamangaraja XII terus melakukan perang berpindah-pindah. Satu hal yang perlu diingat adalah Belanda belum berhasil menancapkan kuku di Tanah Batak pada masa kepemimpinannya. Jadi, tak ada Benteng. Alhasil yang bisa dilakukan adalah terus memburu Sisingamangaraja XII kemanapun dia pergi. Jika, sang raja kalah niscaya Tanah Batak pun mudah dicengkeram. Setelah terus berhasil menemukan tempat bersembunyi, akhirnya sang raja jatuh juga.
17 Juni 1907, Sisingamangaraja XII tertembak setelah bertempur dalam jarak dekat. Eh, tapi kan dia kebal peluru ! Nah, kayak Superman yang hanya bisa dikalahkan dengan Kryptonite. Sisingamangaraja XII juga punya kelemahan. Pantangannya adalah dia tak boleh terkena percikan darah. Sayangnya di perang terakhir tersebut, Sisingamangaraja XII harus menyaksikan putrinya Lopian terbunuh. Dalam suasana duka, Sisingamangaraja XII memeluk putrinya yang berlumur darah. Kekuatannya pun luntur dan Belanda berhasil mengalahkannya.
BONUS:
Setelah kemerdekaan, Presiden Soekarno menghimbau rakyat Batak agar memindahkan kuburan Sisingamangaraja XII dari Tarutung ke Balige. Nah, saat pemindahannya, menurut Cicit Sisingamangaraja XII yang masih hidup, prosesi pemindahannya dikawal angin puting beliung yang terus bergerak melindungi. Mistis!


ditulis oleh Doni hasan
sumber wikipedia
Pak Rt

Pak Rt

Salah Satu Penggiat Sosial Media, yang selalu mengedepankan informasi benar terpercaya. sebagai wahana Dakwah dan memerangi HOAK .

Post A Comment:

0 comments: